Showing posts with label pejuang. Show all posts
Showing posts with label pejuang. Show all posts

Wednesday, August 27, 2008

MERDEKA !!!

Kenangan 17 Agustus 2008 - Kupang Nusa Tenggara Timur

MERDEKA !!!
MERDEKA !!!
MERDEKA !!!

Kata-kata ini mungkin jarang kita dengar dan kadang ragu untuk diucapkan oleh generasi muda sekarang. Ya... mungkin aku salah satunya.
Namun kenangan 17-an tanggal 17 Agustus 2008 kemarin, sedikit menggugah semangat '45 dihatiku.

Baru pertama kali aku duduk dikursi undangan saat peringatan hari kemerdekaan RI.
Aku datang bersama rekanku Dani mewakili kantorku menghadiri undangan Gubernur NTT dalam rangka Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-63 di Alun - Alun Rumah Jabatan Gubernur Nusa Tenggara Timur.

Sebagai gambaran, pada bulan-bulan sekarang ini di Nusa Tenggara Timur sudah memasuki musim kemarau, udara panas disertai angin kencang.
Terasa sekali dalam upacara ini, meskipun kami sudah berada dibawah tenda namun masih terasa gerahnya. Bayangkan bagi peserta upacara yang berada di tengah lapangan.
Aku salut kepada mereka, Anggota Paskibra, siswa SMP, SMA dan Bapak - Ibu pegawai yang harus berdiri kepanasan dibawah terik matahari.

Dan sukses buat anggota Paskibra yang dengan bersemangatnya berhasil mengibarkan Sang Merah Putih.

"Kurasakan sesuatu di hati ini saat penghormatan Sang Merah Putih, semangat dan pengorbanan para pejuang kemerdekaan menyentuh kalbu ini", yang memberiku semangat untuk menulis kenangan ini.
Semoga generasi muda dan petinggi pemerintahan tergugah untuk selalu menghargai jasa para penjuang di negeri ini.

Friday, May 2, 2008

Terimakasih Guruku

Kenangan 2 Mei 2008

Hari ini tanggal 2 Mei mengingatkan terhadap kenangan masa-masa di sekolah.
Perjalanan waktu demikian cepat, tak terasa sudah sekian lama berjalan
Masih kuingat saat kumulai belajar membaca,

i n i b u d i

i n i b a p a k b u d i

Dengan sabar Bapak dan Ibu Guru membimbing dengan sabar,
Meski kesejahteraan bisa dibilang masih jauh dari harapan
namun tetap dengan penuh keyakinan ingin membuat anak didiknya
menjadi orang yang pandai dan dapat diandalkan.

Kadang hati ini menjerit melihat demikian susahnya menaikkan kesejahteraan guru,
"Apa jadinya jika negara ini tanpa guru apalagi yang bertugas di sekolah dasar?"

"Apa karena dari awal sudah ditanamkan dipikiran bahwa Guru adalah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa"
Sehingga tidak perlu dihargai????

Semoga negeri ini semakin menghargai jerih payah pejuang pendidikan.
Terimakasih Guruku...