Wednesday, December 17, 2014

Wasserwege di Kota Wien, Austria

Udara dingin sore hari masih terasa menembus jaket tebal yang membalut badanku. Sebelum ku berangkat tadi sempat kulihat termometer menunjukkan suhu tujuh derajat celcius. Ya... selisih dua puluh derajat dengan suhu yang biasa kurasakan di Indonesia.
Setelah seharian tidak keluar apartemen, jengah juga rasa hati ini sehingga kuputuskan untuk melanjutkan senja ini ke suatu tempat. Tempat yang ada dibayang benakku adalah luasnya air yang dilatarbelakangi oleh gedung-gedung tinggi, dengan lampu yang menyala. Itu gambar yang ingin aku "hunting" senja ini.
Dimana?
Itu pertanyaan kedua yang muncul. Mumpung masih di apartemen dan ada sinyal wifi kuketikkan huruf-huruf di pencarian "Google" .... mencari spot malam hari yang indah di Kota Wina alias Wien begitu orang Austria menyebutnya.
Akhirnya kutemukan obyek yang menarik di "pinggiran" kota. Ragu-ragu kutulis istilah "pinggiran" ini.... karena dengan menggunakan U-Bahn atau kereta bawah tanah kalau diterjemahkan, hanya 10 menit dari pusat kota Wina, dimana aku tinggal.


Setahun yang lalu 12 Desember 2013, pukul 7 pm waktu Wien, Austria  akhirnya kumulai mainkan tombol shutter kamera Nikon menangkap memory tepian danau pengendali air yang dilatar belakangi gedung-gedung di Kaisermuhlen. Sebuah kenangan terindah yang tak bisa kulupakan di Kota Wina, Austria.

Saturday, June 9, 2012

LIRIK LAGU SELAMANYA (OST. SAMPAI UJUNG DUNIA)
 
Saat indah yang pernah terlewati
Bukan satu cerita tak bertepi
Terpatri dalam sebuah hati

Saat langkah telah menjadi kisah
Bukan satu jejak yang tak berarti
Terukir indah dalam sebuah kenangan

Jika Tuhan ijinkan kita tuk bersatu
Maka takkan ada yang sanggup pisahkan kita
Jika Tuhan ijinkan kita tuk slamanya
Maka selamanya cinta kita kan slalu abadi

Walau kita telah termiliki
Percaya cinta kita takkan terhapus massa

Jika Tuhan ijinkan kita tuk bersatu
Maka takkan ada yang sanggup pisahkan kita
Jika Tuhan ijinkan kita tuk slamanya
Maka selamanya cinta kita kan abadi

Jika Tuhan ijinkan kita tuk bersatu
Maka takkan ada yang sanggup pisahkan kita
Jika Tuhan ijinkan kita tuk slamanya
Maka selamanya cinta kita kan slalu abadi
Kan slalu abadi...
 
THANKS TO :

Thursday, May 3, 2012

Saat Kau Pinta Dia Pergi ...

Sebuah catatan kecil yang ku "copas" dari buku kecil temanku...

...
Orang yang begitu mencintaimu,
Tidak pernah memaksamu memberinya sebab dan alasan,
Walaupun hanya meronta ingin mengetahui, 


Karena dia tidak mau kamu terbebani karenanya.

Saat kau pinta dia pergi ...
Dia pergi tanpa menyalahkanmu,
Karena dia benar-benar mengerti
Apa itu CINTA ...



Sunday, April 29, 2012

Tak Cukup Kata...

"Sometimes words are not enough to make someone feel that you care for them. 
Sometimes it needs alittle effort"

Demikian tulis temanku dalam status di "bbm"-nya.
Menarik hati ini untuk menggali lebih dalam arti yang tersurat dalam tulisan tersebut.
Disadari atau tidak, kita sering berkata dalam hati, "buktikan dong, nggak cuma omdo:omong doang!"

Gampang sih kalau cuma omong, tapi bagaimana kita menunjukkan seperti apa sebenarnya dan sebesar apa perhatian dan bahkan kasih sayang seperti apa yang harus kita perlihatkan.

"Jaga dan kendalikan saja biar nggak nggombal"
Ini yang sulit "menjaga supaya tidak Nggombal", karena perhatian nyata itulah yang dibutuhkan oleh setiap insan penuh cinta ini.

Meski ungkapan kata-kata tetap masih diperlukan, apalagi kata-kata gombal yang sedang trend di kehidupan cinta yang semu... dan menjemukan yang mengharap :" Cinta Nyata Hadir Dalam Jiwa dan Rasa"

"Antara omong dan aksi mesti imbang "

Hanya masih sulit untuk menilai saya sudah lebih banyak yang mana, omongan atau aksi, butuh bantuan orang lain untuk menilainya.
Meski kesadaran dan kendali hati ini sudah mencapai tingkatan tertinggi sekalipun, tetap butuh tidak sekedar asumsi, persepsi dari hati dan pikiran sendiri.

 Ya, butuh ungkapan nyata meskipun hanya kata-kata, untuk menjadikannya pasti.

Apalagi menyangkut rasa dan cinta, perlu diuji, benar sayang atau tidak benar cinta atau tidak, beranikah berkorban?
Menikmati rasa hati dan perasaanmu yang gundah, sakit bahkan tercabik-cabik..
Saat orang yang kita perhatikan tidak merasa kita perhatikan, itukah usaha kecil yang harus dilakukan dan dihadapi?
Hanya kita sendiri yang tahu...

Akhirnya cobalah tanyakan pada hati dan diri kita:
Cukupkah hanya sekedar kata? atau 
Beranikah korbankan hati dan perasaanmu untuk menunjukkan seberapa besar perhatianmu padanya, meski dia tidak merasa diperhatikan?

Segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan ini bukanlah suatu kebetulan saja, semua sudah ditentukan olehNya ... kita akan tahu nanti.. di waktu dan masa yang tepat.

Sekarang hanya bisa berkata: "Kok bisa?"
 ...
29April'2012